Analisa

Berita Mingguan 15.06.2020–19.06.2020

Kami persembahkan ulasan minggu mendatang paling komprehensif oleh para analis Olymp Trade


Sejumlah peristiwa penting minggu ini termasuk laporan bulanan OPEC, kebijakan stimulus Bank Sentral Inggris, dan dengar pendapat kasus Boeing di Senat.

 

Kalender Ekonomi

16.06.2020 13.00 WIB 🇬🇧Pendapatan Mingguan Rata-rata Termasuk Bonus — GBP/USD ▼

17.06.2020 19.30 WIB 🇨🇦 Indeks Harga Konsumen Inti (CPI Inti) — USD/CAD ▲

18.06.2020 18.00 WIB 🇬🇧Kebijakan Suku Bunga — GBP/USD ▲

19.06.2020 19.30 WIB 🇨🇦Penjualan Ritel Inti (MoM) — USD/CAD ▲

 

15 Juni. Apple Kembali Beroperasi

Para staf Apple akan mulai kembali bekerja di kantor di Silicon Valley secara bertahap. Namun, perusahaan akan tetap menjalankan beberapa peraturan pembatasan, di antaranya membatasi jumlah orang yang masuk ke gedung secara bersamaan dan harus mengenakan masker.

 

17 Juni. Dengar Pendapat Mengenai Boeing dan Laporan OPEC

Kepala Administrasi Penerbangan Federal AS Stephen Dixon akan bersaksi di hadapan Senat AS terkait Boeing 737 MAX yang kontroversial. Pihaknya harus memberikan penjelasan mengenai proses resertifikasi pesawat tersebut.

Pada pertengahan Mei, Direktur Eksekutif David Calhoun mengatakan bahwa proses sertifikasi berjalan baik dan semua kekurangan sudah diatasi.


OPEC mempublikasikan laporan rutin bulanan tentang pasar minyak. Sebelumnya, para anggota OPEC dan termasuk para eksportir minyak setuju untuk memperpanjang pemotongan produksi sampai akhir Juli. Akan tetapi, Arab Saudi menolak mengurangi produksi minyaknya secara sukarela.

 

18 Juni. Paket Stimulus Bank Sentral Inggris

Bank Sentral Inggris mungkin akan mengumumkan suntikan dana tambahan sebesar 100 biliun euro untuk obligasi pemerintah Inggris. Ini adalah kebijakan stimulus lainnya yang dilakukan untuk mengokohkan kestabilan ekonomi selama krisis dan mengurangi risiko akibat ketidakpastian hubungan dagang dengan UE.

 

19 Juni. Hari Penghapusan Perbudakan Ala Twitter

Twitter telah menetapkan tanggal bersejarah ini sebagai hari libur untuk semua karyawannya di Amerika Serikat. Ini adalah cara perusahaan ini mengekspresikan solidaritasnya untuk pergerakan aksi massa, yang mendapat kekuatan setelah petugas Kepolisian AS menewaskan George Floyd, warga negara Afro-Amerika.

Twitter menentang kebijakan Presiden Donald Trump secara terbuka. Apa yang sudah dilakukan perusahaan ini telah memancing risiko munculnya pengetatan peraturan pemerintah atas jejaring sosial.

Related posts
Analisa

Berita, Tren, & Analisa 02.07.2019

G20 membawa gencatan sementara antara Amerika Serikat dan Cina Pasar AS menampakkan pertumbuhan karena adanya harapan untuk akhir perang...
© 2014 - 2020 Olymp Trade. All Rights Reserved.